Kamus & Tata Bahasa

Panduan Pepak Bahasa Jawa Lengkap: Kawruh Basa, Krama Inggil, dan Kosakata Budaya

Bayu Setiawan Bayu Setiawan
Terakhir Diperbarui:

Daftar Kata Sehari-hari (Indonesia - Ngoko - Krama Inggil)

Berikut adalah 20 kosakata yang paling sering keluar dalam percakapan dan lembar ujian sekolah:

Bahasa Indonesia Basa Ngoko Krama Madya Krama Inggil (Halus)
MakanManganNedhaDahar
MinumNgombeNgunjukNgunjuk
TidurTuruTilemSare
Pergi / BerangkatLunga / BudhalKesahTindak
PulangMulihWangsulKondur
MelihatNdelengNingaliMersani
Bicara / BerkataNgomongSanjangNgendika
MandiAdusAdusSiram
RumahOmahGriyaDalem
NamaJenengNamiAsma
Tahu / MengertiWeruh / NgertiNgertosPirsani / Pirsa
BawaGawaBektaAsta
BeliTukuTumbasMundhut
MemberiMenehiNyukaniMaringi
SakitLaraSakitGering / Gerah

Cari Kosakata Krama Inggil Cepat (Fitur Pencarian Instan)

Lagi ada PR sekolah dan butuh kata tertentu? Ketik kata bahasa Indonesia atau bahasa Jawa di bawah ini untuk mencari padanannya secara langsung:

Ketik minimal 2 huruf di atas untuk memfilter kata otomatis...


Arane Anak Kewan: Nama Anak Hewan dalam Bahasa Jawa

Bagian inilah yang paling unik dari bahasa Jawa dan hampir selalu ada di setiap buku pepak! Kalau dalam bahasa Indonesia kita cuma menambahkan kata "anak" di depan nama hewan (misal: anak kucing, anak ayam), orang Jawa punya nama khusus untuk setiap bayi binatang:

Anak Ayam (Pitik) Kuthuk
Anak Kucing Cemeng
Anak Katak / Kodok Cebong / Prekut
Anak Sapi Pedhet
Anak Kambing (Wedhus) Cempe
Anak Kerbau (Kebo) Gudel
Anak Kuda (Jaran) Belo
Anak Gajah Ondhe
Anak Bebek Meri
Anak Ikan Bandeng Nener

Arane Kembang: Nama Bunga Tanaman dalam Buku Pepak

Nggak cuma anak binatang, kembang dari pohon buah dan sayur pun punya nama puitis tersendiri:

  • Kembang Jagung: Sinuwun
  • Kembang Kelapa (Kambil): Manggar
  • Kembang Pisang: Ontong / Tuntut
  • Kembang Melinjo: Kroto
  • Kembang Kopi: Blanggreng
  • Kembang Randu (Kapuk): Karuk

Hubungan Buku Pepak dengan Paribasan dan Tembang Macapat

Di bagian belakang buku pepak, biasanya terdapat bab Kesusastraan Jawa. Bab ini memuat peribahasa bijak seperti paribasan bahasa Jawa (contohnya: becik ketitik ala ketara) dan aturan puisi klasik seperti 11 tembang macapat.

Semua bab di buku pepak ini saling melengkapi untuk membentuk pribadi yang berbudaya, santun dalam bertutur kata, dan bangga terhadap akar tradisi.

Ingin Mengubah Kosakata Pepak ke Aksara Jawa?

Kamu bisa menuliskan kata-kata Krama Inggil di atas langsung menggunakan tulisan Jawa asli lewat fitur konversi kami.

Gunakan Converter Latin ke Aksara Jawa

Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Pepak Bahasa Jawa

1. Apa yang dimaksud dengan buku Pepak Bahasa Jawa?

Buku Pepak Bahasa Jawa adalah buku panduan komprehensif atau ensiklopedia mini tata bahasa Jawa yang memuat tingkatan tutur (unggah-ungguh basa), kosakata harian, nama anak binatang, peribahasa, hingga aksara Jawa untuk materi belajar siswa dan guru.

2. Apa perbedaan bahasa Jawa Ngoko dan Krama Inggil?

Bahasa Ngoko digunakan untuk berbicara dengan teman sebaya atau orang yang lebih muda dalam situasi akrab/informal. Sedangkan Krama Inggil adalah ragam bahasa sangat halus yang digunakan untuk menghormati orang tua, guru, atau tokoh masyarakat.

3. Apa saja isi pokok dalam buku Pepak Basa Jawa?

Isi pokok pepak bahasa Jawa meliputi Paramasastra (tata bahasa), Kawruh Basa (kosakata, tingkatan bahasa, sebutan anak hewan/tumbuhan), Kesusastraan (paribasan, bebasan, tembang macapat), dan Aksara Jawa.

4. Apa sebutan anak ayam dan anak kucing dalam bahasa Jawa?

Dalam bahasa Jawa, anak ayam disebut 'kuthuk', sedangkan anak kucing disebut 'cemeng'. Nama-nama anak hewan ini merupakan bagian dari materi Kawruh Basa dalam buku Pepak.

Artikel Terkait

Bayu Setiawan - Pengembang NulisAksara
Tentang Penulis

Bayu Setiawan

Praktisi teknologi dan pengembang platform NulisAksara.id. Berdedikasi melestarikan literatur sastra Nusantara dan mempermudah generasi muda mempelajari kebudayaan aksara daerah melalui inovasi digital.